Sunday, May 13, 2012

Tutorial Instalasi Joomla

Joomla! adalah salah satu aplikasi yang digunakan untuk membuat atau membangun sebuah website dinamis yang dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukungnya. Joomla! termasuk dalam kategori aplikasi CMS (Content Management System) open source, artinya dapat Anda pergunakan dengan sebebas-bebasnya atau bebas untuk mengoperasikannya. Sejarah Joomla! sendiri awalnya dikembangkan dari aplikasi CMS lainnya yaitu Mambo.


Spesifikasi Minimum yang dibutuhkan oleh Joomla sendiri
adalah sebagai berikut:
1.  Apache 1.3
2.  Database MySQL 3.23
3.  PHP 4.3.10

Pada Tutorial ini saya menggunakan versi stabil Joomla yakni versi 2.5.4.
Anda dapat mengunduh/download paket installer Joomla ini di http://www.joomla.org.
Tahap-tahap instalasi Joomla di computer:


1.      Extract  paket joomla  ke suatu folder dengan nama folder yang akan anda bangun. Contoh : situs



2.      Copy folder hasil Extract paket joomla tadi pada folder C:\xampp\htdocs

1.      Buka browser dan ketikkan pada address-nya http://localhost/situs
2.      Choose Language
Pilihlah Bahasa yang paling anda kuasai, sebaiknya pilih bahasa en-GB-English (United Kingdom),
lalu klik tombol next

3.      Pre Installation  Check
Muncul Jendela  Pre-Instalation Check. Tahap ini menginformasikan  setting yang dibutuhkan oleh Joomla,

kemudian klik tombol Next

4.      Licence Agreement
Muncul Jendela Licence. Pada tahap ini, diberitahukan  bahwa Joomla merupakan aplikasi open source dengan lisensi GNU/GPL.

 Kemudian klik tombol Next
5.      Database Configuration

Jendela ini menampilkan konfigurasi untuk data base, Isikan sesuai yang anda inginkan, contoh :
- Database Type         = mysql
- Host  Name                          = localhost
- User Name               = root (root merupakan tingkat/derajat tertinggi user dalam
    sebuah system computer)
- Password                  = dikosongkan saja (catatan : password  sengaja dikosongkan,
    karena nantinya harus dikonfigurasi, yakni : config.inc.php di
    localhost dan config.php di hosting  tempat penyimpanan
    database)
- Data base name       = dbsitus


Setelah selesai klik tombol Next.
6.      FTP Configuration
Untuk sitem operasi windows atau OS Windows pada Option Enable FTP file system layer kita pilih  No,

kemudian klik Next

7.      Main Configuration

Pada halaman konfigurasi ini, isilah sesuai yang anda inginkan, contoh :
-  Site Name                                       = Nama Website (contoh:situs)
-  Your  Email                                     = situs@gmail.com
-  Admin Password                            = situs01
-  Confirm Admin Password             = situs01


Kemudian, klik Next
8.      Instalasi telah berjalan sukses dan selesai, tapi sayangnya kita tidak memiliki akses ke halaman Joomla. Maka untuk bias mengakses halam Joomla (Front End dan Back End), Joomla meminta kita untuk menghapus instalasi direktori atau Directory Installation.

Direktori tersebut berada di C:\xampp\htdocs\situs, maka hapuslah direktori atau folder installation.
Tujuan dari penghapusan file installasi adalah untuk menjaga keamanan akses agar tidak mudah di hack oleh orang lain.


9.      Setelah, menghapus folder installasi,  buka kembali http://localhost/situs, joomla siap digunakan.

No comments:

Post a Comment